FRES ADULT OXYGEN FLOWMETER 0–15 LPM
The FRES brand adult oxygen flowmeter (0–15 LPM) is a precision medical device designed in accordance with the SNI/ISO 15002:2011 standard and the provisions of Ministry of Health Regulation No. 4 of 2016.
Flowmeter oksigen adalah alat yang berfungsi mengatur aliran oksigen dari outlet dinding rumah sakit sesuai dengan kebutuhan pasien. Flowmeter merek FRES tersedia dalam kapasitas 0–15 LPM, 0–1 LPM, dan 0–70 LPM, serta telah memenuhi standar SNI/ISO 15002:2011 dan ketentuan Permenkes Nomor 4 Tahun 2016.
Keunggulan :
- Body flowmeter terbuat dari kuningan berkualitas tinggi dengan finishing chrome sehingga tidak merusak outlet gas medis.
- Bersifat nonferous sehingga aman digunakan di ruangan bermedan magnet, seperti ruang MRI.
- Bagian metering dan tabung luar menggunakan bahan polikarbonat antipecah.
- Penandaan skala pada tabung mudah dibaca dan tahan lama.
- Akurasi tinggi melalui bola pelampung berbahan antikarat yang mencegah efek lengket akibat listrik statis.
- Dilengkapi konektor khusus untuk mencegah kesalahan sambungan ke jenis gas lain.
- Adapter kompatibel dengan berbagai standar outlet, yaitu Australia (drat/ulir), Jepang (push), Ohmeda (push), Jerman (push), British (push), DISS (drat/ulir), dan Korea (push).
- Dikablikrasi pada tekanan 60 psi (4,13 bar/413 kPa) sesuai standar tekanan gas medis nasional.
- Katup kontrol shut-off memastikan fungsi tetap normal meskipun tidak digunakan dalam jangka waktu lama.
- Telah diuji untuk memastikan akurasi aliran serta tidak adanya kebocoran tekanan gas.
Other products from
"All products are available in INAPROC Electronic Catalog. Complies with the regulations for the Medical Gas System in Indonesia. FRES supports the Vision of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. We have successfully produced Medical Gas Installation and Vacuum Equipment according to the standards of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, equipped with Industrial Design Certificate and Trademark Certificate from the Ministry of Law and Human Rights."